Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
Jl. Teratai IV No.20 Sukaragam , Serang Baru , Kab. Bekasi 17330 Jawa Barat , Indonesia.
Beranda » Artikel Terbaru » Cara Menanam Pisang Kepok Agar Buahnya Besar dan Banyak

Cara Menanam Pisang Kepok Agar Buahnya Besar dan Banyak

Diposting pada 8 Juli 2019 oleh Admin KiosOrganik.com | Dilihat: 13 kali

Pisang kepok adalah salah satu jenis pisang yang banyak dijumpai khususnya di daerah pedesaan dan juga daerah perkotaan. Jenis pisang kepok punya banyak bentuk dan juga berbeda dari pisang pada umumnya. Buah pisang ini memiliki bentuk lonjong dan pipih tidak seperti pisang umumnya yang memiliki bentuk panjang dan bulat. Bahkan jenis pisang ini menjadi salah satu buah yang banyak diminati dan laris di pasaran. Untuk itu, bagaimana supaya anda bisa mendapatkan buah pisang kepok itu? Caranya adalah dengan menanamnya sendiri. Bila anda belum tahu cara menanam pisang kepok, maka kami akan bagikan informasinya untuk anda.

GoNews.co

Cara Menanam Pisang Kepok

Karena sampai saat ini kebutuhan pasar akan pisang kepok sangat banyak, membuat banyak orang memulai usaha untuk membudidayakan jenis pisang ini. Cara menanam pisang kepok sendiri sebenarnya cukup mudah dilakukan. Di samping itu, keuntungan yang dapat anda peroleh dari budidaya pisang kepok cukup banyak. Dengan modal awal yang bisa dibilang kecil.

Di bawah ini adalah tahapan yang bisa menjadi panduan anda untuk membudidayakan pisang kepok di lahan anda sendiri.

Pembibitan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari bibit pisang kepok. Untuk pembibitan bisa dilakukan dengan cara vegetatif, yakni memakai anakan tunas pisang kepok yang masih muda dan baru saja tumbuh. Anakan pisang yang baik ciri-cirinya sudah mempunyai ketinggian 1 sampai 1,5 meter. Daunnya masih menggulung dan bibit pisang ini sebaiknya diambil dari indukan pisang kepok yang produktif, sehat dan memiliki buah yang banyak.

Mengolah Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah mengolah tanah sebagai media tanam dari pisang kepok. Hal pertama yang harus dilakukan di dalam mengolah media tanam adalah membasmi hama, membersihkan rumput liar dan gulma. Penggemburan tanah dengan menggunakan pupuk hayati dan membuat selokan sebagai tempat mengalirnya air. Anda bisa melakukan beberapa langkah tersebut dengan baik dan benar yang diperoleh juga lebih menguntungkan.

Menanam Bibit Pisang Kepok

Jika lahan sudah disiapkan dan tanah bersih dari gulma, hama dan rumput liar. Maka tahapan selanjutnya adalah melakukan penanaman bibit dari pisang kepok. Anda bisa membuat lubang dengan ukuran 50×50 cm, jarak antar lubang 3×3 meter. Anda bisa menanam bibit pisang kepok lalu menutupnya dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Sehingga bibit bisa tertanam sempurna.

Saat memberikan pupuk, anda harus memberikannya sebanyak 20 kg pupuk pada setiap lubang. Untuk proses penanaman bibit, ini biasanya dilakukan pada musim hujan atau antara bulan September hingga Oktober.

Perawatan Pohon Pisang Kepok

Supaya tanaman dapat tumbuh sehat serta memberikan hasil yang maksimal dan memiliki kualitas bagus anda harus melakukan perawatan rutin. Untuk perawatan nya harus secara rutin membersihkan rumput liar dan gulma yang tumbuh disekitar tanaman pisang. Disamping itu, penyiangan juga dilakukan dengan menggemburkan tanah supaya akar dan tunas yang tumbuh nantinya bisa semakin banyak.

Disamping itu, penjarangan juga perlu dilakukan supaya bisa tumbuh dengan lebih baik. Dalam satu rumpun umumnya terdiri dari 3 sampai 4 pohon. Bila lebih dari jumlah ini sebaiknya dikurangi. Untuk satu hektar tanaman pisang kepok memerlukan 207 kg pupuk urea, 608 kg KCL, 138 kg superfosfat dan 200 kg batu kapur. Untuk pemupukan pertama dapat dilakukan 6 bulan pertama sesudah proses penanaman.

Jangan sampai lupa pengairan juga penting dilakukan supaya pohon pisang bisa tumbuh subur. Bagi pisang yang berbuah sebaiknya jantung pisang dipotong, jaraknya 25 cm dari buah. Setelah di sisir pisang sudah terisi sempurna maka anda dapat langsung membungkus dengan plastik yang diberi lubang 0,5 mm dengan jarak 7,5 cm lubangnya.

Pemanenan

Biasanya pisang kepok sudah dapat dipanen saat umurnya 1 tahun, anda dapat melihatnya dari bentuk buah yang sempurna. Ciri lain adalah daun pisang sudah mulai mengering dan ini tandanya sudah siap untuk dipanen.

Dengan mengetahui cara menanam pisang kepok, perawatan dan juga bagaimana pemanenannya. Anda sekarang sudah bisa membudidayakan pisang kepok supaya buahnya besar dan banyak dengan cara yang sudah dijelaskan tadi. Selamat mencoba,ya!!

Bagikan informasi tentang Cara Menanam Pisang Kepok Agar Buahnya Besar dan Banyak kepada teman atau kerabat Anda.

Cara Menanam Pisang Kepok Agar Buahnya Besar dan Banyak | Kios Organik

Belum ada komentar untuk Cara Menanam Pisang Kepok Agar Buahnya Besar dan Banyak

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR